Mon. Dec 5th, 2022

Jakarta – Usai penyelidikan langsung ke lokasi kamera cctv di Stadion Kanjuruhan Malang, Komisioner Hak Azazi Manusia (Komnas HAM) menyebut ada masalah teknis di 16 kamera yang mengarah ke tempat parkir.

Hal ini diungkap anggota Komisioner Penyelidikan atau Pemantauan Komnas HAM Choirul Anam dalam video youtube yang diunggah Humas Komnas HAM, Kamis 20 Oktober 2022.

“Ya, Ada blank rekamannya, hal ini karena kendala teknis tersebut terjadi lantaran ada pergantian kamera oleh teknisi pada Jumat, 30 September 2022 atau sehari sebelum laga Arema FC melawan Persebaya, ujar Anam.

Dikatakan Anam, Pergantian kamera itu, menyebabkan rekaman CCTV menjadi tidak sempurna. Pasalnya, pengaturan kamera CCTV belum selesai hingga hari pertandingan Arema FC vs Persebaya.

“Pada saat pertandingan CCTV masih dalam proses sinkronisasi IP, dan sebagainya,” teran Anom.

Selanjutnya Anam pun memastikan masalah CCTV Stadion Kanjuruhan tidak disebabkan faktor lain—termasuk soal dugaan penghapusan rekaman berdurasi tiga jam.

“Kami ditunjukkan jejak digital, perubahan IP address, dan sebagainya, oleh tim teknisi Dispora dan itu bukan problem lainya,” ungkapnya.

Sementara itu, Terkait dugaan pergantian, enggak ada. Yang ada Dispora bertanya apakah bisa diganti setelah diambil untuk penyidikan.
Jakarta – Usai penyelidikan langsung ke lokasi kamera cctv di Stadion Kanjuruhan Malang, Komisioner Hak Azazi Manusia (Komnas HAM) menyebut ada masalah teknis di 16 kamera yang mengarah ke tempat parkir.

Hal ini diungkap anggota Komisioner Penyelidikan atau Pemantauan Komnas HAM Choirul Anam dalam video youtube yang diunggah Humas Komnas HAM, Kamis 20 Oktober 2022.

“Ya, Ada blank rekamannya, hal ini karena kendala teknis tersebut terjadi lantaran ada pergantian kamera oleh teknisi pada Jumat, 30 September 2022 atau sehari sebelum laga Arema FC melawan Persebaya, ujar Anam.

Dikatakan Anam, Pergantian kamera itu, menyebabkan rekaman CCTV menjadi tidak sempurna. Pasalnya, pengaturan kamera CCTV belum selesai hingga hari pertandingan Arema FC vs Persebaya.

“Pada saat pertandingan CCTV masih dalam proses sinkronisasi IP, dan sebagainya,” teran Anom.

Selanjutnya Anam pun memastikan masalah CCTV Stadion Kanjuruhan tidak disebabkan faktor lain—termasuk soal dugaan penghapusan rekaman berdurasi tiga jam.

“Kami ditunjukkan jejak digital, perubahan IP address, dan sebagainya, oleh tim teknisi Dispora dan itu bukan problem lainya,” ungkapnya.

Sementara itu, Terkait dugaan pergantian, enggak ada. Yang ada Dispora bertanya apakah bisa diganti setelah diambil untuk penyidikan.

By syugmay

Leave a Reply

Your email address will not be published.