Mon. Apr 15th, 2024

KabarNasional || Tepat tanggal 14 Oktober 2022, Presiden Joko Widodo mengundang seluruh Pejabat tinggi Kepolisian Republik Indonesia , dari Kapolri, Pejabat setingkat Komjen, Irjen, Kapolda, dan Kapolres ke Istana Negara, dibekali arahan, petunjuk dan nasihat.

Tentu peristiwa ini sebagai barang langka. Sebagai presiden, beliau mendapat laporan atau mengikuti langsung kejadian yang cukup mendapat perhatian masyarakat, khususnya peristiwa FS.

Arahan presiden itu cukup beralasan karena tingkat kepercayaan masyarakat yang semula sangat tinggi terhadap Polri tiba-tiba menjadi terendah akibat berbagai peristiwa miris, seperti kasus FS, Kanjuruhan, Perwira Polisi yang terlibat peredaran narkoba, judi online dan sebagainya

Polisi diminta punya sence of crysis , jangan ada letupan sosial, kecemburuan, gaya hidup jangan bermewah-mewah, motor gede, dan gagah-gagahan. Hati-,hati !! Demikian kata presiden.

Prilaku polisi dipantau oleh masyarakat. Apalagi dizaman media sosial seperti saat ini, hanya perdetik, permenit sudah tersiar luas. Jangan sewenang-wenang, represif, dan mencari-cari kesalahan. Hati- hati dengan hal-hal kecil .

Tingkatkan pelayanan yang aman dan nyaman . Ini tahun politik , tidak harus bermain politik, tetapi harus ngerti politik. Harus ada kepekaan.
Demikian juga ciptakan soliditas intern, soliditas Polri dan TNI.

Komunikasi itu penting, jangan terlambat . Juga soal Presisi Polri disederhanakan, mudah dimengerti, jangan jelimet.

Sangat penting dalam pertemuan itu adalah presiden memuji luar biasa dengan memberikan penghargaan dan terima kasih saat Polri dan TNI ikut terlibat mengatasi covid 19 yang akhirnya situasi kita makin membaik.

Dampak positifnya adalah ekonomi Indonesia tumbuh 5,44 persen .

Sebagai Kapolri Jenderal Listio Sigit Prabowo mengerti betul tentang hal-hal yang disampaikan presiden dan langsung merespon dan berkomitmen untuk melakukan transformasi ditubuh Polri, siap melakukan segala daya upaya sehingga dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada institusi Polri.

Polri akan meningkatkan tugas pokoknya, pelayanan kepada masyarakat dan penegakan hukum.

Tidak ketinggalan Kapolri akan menindak Polisi yang bergayah hidup mewah, melakukan perbaikan dan menidak anggota Polri yang melakukan pelanggaran, dan siap menindak dengan tegas.

Komitmen Kapolri ini perlu diapresiasi oleh kita semua. Sebab Polisi adalah manusia biasa yang mungkin khilaf sehingga perlu diingatkan, ditegur, diluruskan, dalam menjalankan tugas pokoknya melayani dan melindungi. !!

Masyarakat pasti akan mendukung kebijakan Kapolri dalam rangka perbaikan institusi Polri ke arah sesuai visi , Presisi Polri .
Selamat pak Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Djafar Badjeber
Waketum DPP HANURA

By syugmay

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *